Mediapesan | Makassar – Panitia Pelaksana Yaumul Istianah Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) Sulawesi Selatan menggelar rapat koordinasi persiapan kegiatan di Sekretariat PW DDI Sulsel, Rabu (14/1/2026).
Yaumul Istianah DDI Sulsel akan digelar pada Sabtu, 17 Januari 2026, di Masjid Raya Makassar. Kegiatan ini diperkirakan dihadiri ribuan warga Addariyah dari Makassar dan sejumlah daerah di Sulawesi Selatan, seperti Gowa, Maros, dan Pangkep.
Ketua Panitia Yaumul Istianah, Hj Radiyah Saad, mengatakan seluruh unsur organisasi DDI dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari Persatuan Majelis Taklim DDI, Ummahat DDI, Fatayat DDI, IP DDI, IMDI, hingga Alumni DDI.
“Semua elemen DDI terlibat untuk menyukseskan Yaumul Istianah,” kata Radiyah.
Ketua PW DDI Sulawesi Selatan, Prof Dr Andi Aderus, menyebut Yaumul Istianah sebagai agenda besar DDI di Sulsel. Kegiatan ini disebut menjadi upaya menghidupkan kembali tradisi DDI.
“Ini agenda besar DDI Sulsel,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Ketua Umum DDI Sulsel, Gurutta Ibnu Hajar, mengatakan istilah Yaumul Istianah merupakan tradisi lama di lingkungan DDI yang dicetuskan pendiri DDI, Gurutta Ambo Dalle.
“Yaumul Istianah sudah lama dikenal warga Addariyah,” ucapnya.
Yaumul Istianah DDI Sulsel digelar dalam rangka peringatan Isra Mikraj dan tarhib Ramadan. Ribuan santri, mahasiswa, alumni, serta jamaah Majelis Taklim DDI diperkirakan akan memadati Masjid Raya Makassar pada pelaksanaannya.



