Mediapesan | Sulsel – Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi flight recorder (kotak hitam) dari lokasi jatuhnya pesawat ATR 42-500 di kawasan hutan pegunungan Bulusaraung, Pangkep-Maros, Sulawesi Selatan, Rabu (21/1/2026).
Kotak hitam tersebut sebelumnya terdeteksi pada hari kedua pencarian pada 19 Januari 2026, saat beberapa personel Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran mandiri di sekitar lokasi kejadian. Petugas menemukan serpihan ekor pesawat yang menjadi petunjuk keberadaan flight recorder.
Namun, evakuasi baru dapat dilakukan dua hari kemudian karena medan yang sulit, vegetasi lebat, serta cuaca berkabut.
“Kotak hitam berhasil dievakuasi pada 21 Januari oleh Tim SAR Gabungan,” ujar petugas di lokasi.
Setelah dievakuasi, flight recorder langsung diamankan untuk diserahkan kepada pihak berwenang guna kepentingan investigasi penyebab kecelakaan pesawat.
Tim SAR Gabungan hingga kini masih melanjutkan proses pencarian dan evakuasi di area sekitar lokasi kejadian.



