MEDIAPESAN.COM | Beijing – Drone tempur siluman yang disebut sebagai GJ-21 dilaporkan terlihat dalam penerbangan uji di wilayah Huludao, Provinsi Liaoning, China, menambah indikasi pengembangan kemampuan udara tak berawak untuk operasi dari kapal perang.
GJ-21 disebut merupakan varian berbasis laut dari drone tempur siluman GJ-11. Platform tersebut diperkirakan dirancang untuk beroperasi dari kapal serbu amfibi Sichuan, kapal dengan bobot sekitar 40.000 ton yang menjadi bagian dari upaya China memperluas kemampuan operasi udara dari laut.
Kemunculan drone tersebut dalam penerbangan uji belum disertai konfirmasi resmi dari pemerintah atau militer China mengenai nama, spesifikasi maupun status programnya.
Kapal Sichuan saat ini menjalani serangkaian pengujian laut. Kapal tersebut diperkirakan akan diserahkan kepada Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China pada akhir 2026.
Jika dikembangkan untuk operasi kapal induk atau kapal serbu amfibi, drone dengan karakteristik siluman dapat memperluas kemampuan China dalam melakukan pengintaian, pengumpulan informasi dan misi serangan jarak jauh tanpa menempatkan pilot di dalam pesawat.
Pengembangan tersebut juga menjadi bagian dari tren militer China yang semakin menekankan integrasi kapal perang, pesawat berawak dan sistem udara tanpa awak dalam operasi maritim.

