MEDIAPESAN.COM | Makassar – Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Makassar merayakan Dies Natalis ke-35 di Lapangan Rektorat Poltekpar Makassar. Mengusung tema “Kebanggaan & Sinergi: 35 Tahun Mengukir Prestasi, Bersama Membangun Masa Depan Pariwisata Berkelanjutan”, perayaan tersebut menjadi momentum refleksi perjalanan institusi sejak berdiri pada 1991.
Kegiatan dihadiri jajaran pimpinan, sivitas akademika, Dharma Wanita Persatuan, pegawai purnabakti, pemangku kepentingan, serta mitra strategis Poltekpar Makassar.
Rangkaian perayaan juga diisi orasi ilmiah oleh Prof. Dr. Syamsu Rijal, M.Pd., CHE. Orasi tersebut membahas berbagai perspektif terkait pengembangan sumber daya manusia di sektor pariwisata.
Direktur Poltekpar Makassar Dr. Herry Rachmat Widjaja, S.Sos., MM.Par., CHE, mengatakan usia 35 tahun menjadi momentum untuk melihat kembali kontribusi institusi terhadap perkembangan pariwisata Indonesia.
“35 tahun bukan hanya tentang usia, tetapi tentang apa yang telah kita lakukan dan kontribusi nyata yang telah kita berikan untuk pariwisata Indonesia,” ujar Herry, Sabtu (19/9/2026).
Menurut Herry, perkembangan industri pariwisata membutuhkan kemampuan beradaptasi sekaligus komitmen terhadap prinsip keberlanjutan.
Dalam perayaan tersebut, Poltekpar Makassar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah insan berprestasi. Penghargaan diberikan kepada mahasiswa terbaik dari setiap program studi, dosen teladan, serta pegawai berprestasi dari unsur ASN dan PPPK.
Puncak acara ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Direktur Poltekpar Makassar yang didampingi para mantan direktur Poltekpar Makassar dari masa ke masa, Kepala Dinas Pariwisata Kota Makassar, serta Kepala Dinas Kebudayaan dan Kepariwisataan Provinsi Sulawesi Selatan.
Memasuki usia ke-35, Poltekpar Makassar menegaskan komitmennya untuk terus menghasilkan lulusan pendidikan vokasi yang memiliki kompetensi teknis sekaligus memahami pentingnya pelestarian lingkungan dan budaya.
Komitmen tersebut diarahkan untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia dan kemajuan sektor pariwisata Indonesia yang berkelanjutan.

