APTIKNAS Dorong Penguatan Ekosistem Digital Indonesia Lewat Enam Program Strategis

Reporter Burung Hantu
Audiensi Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta membahas penguatan ekosistem digital nasional melalui sejumlah program strategis.

Jakarta | mediapesan.com

16 Maret 2026

 

- Iklan Google -
Mediapesan.com terdaftar di LPSE dan E-Katalog Klik gambar untuk melihat Katalog kami.

Asosiasi Pengusaha Teknologi Informasi dan Komunikasi Nasional (APTIKNAS) mendorong penguatan ekosistem digital Indonesia melalui enam program strategis yang dipaparkan dalam audiensi dengan Kementerian Ekonomi Kreatif Republik Indonesia di Jakarta.

Audiensi yang berlangsung pada 12 Maret 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi antara pemerintah, asosiasi industri, dan pelaku ekosistem digital nasional dalam mengembangkan ekonomi kreatif berbasis teknologi yang kini semakin dipandang sebagai motor baru pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Pertemuan dipimpin langsung oleh Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya dan dihadiri sejumlah asosiasi industri digital, di antaranya Asosiasi Digitalisasi dan Keamanan Siber Indonesia (ADIGSI), Asosiasi Fintech Indonesia (AFTECH), serta Badan Ekosistem Digital dari Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN).

Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum APTIKNAS Soegiharto Santoso memaparkan berbagai program prioritas yang dirancang untuk memperkuat ekosistem digital nasional sekaligus mendorong pengembangan talenta digital, inovasi teknologi, dan pertumbuhan industri teknologi dalam negeri.

Soegiharto yang akrab disapa Hoky hadir didampingi Wakil Ketua Umum III Bidang Kerja Sama, Event, dan Hubungan Internasional Andi Mulja Tanudiredja serta Ketua Komtap Kerja Sama dan Event Aditya Adiguna.

Menurut Hoky, transformasi digital memberikan peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia, tetapi juga menghadirkan tantangan baru yang perlu diantisipasi secara serius.

- Iklan Google -

“Digitalisasi memang memberikan kemudahan dan peluang ekonomi yang sangat besar. Namun di sisi lain, perkembangan teknologi juga membawa berbagai risiko seperti penipuan digital, serangan siber, serta kejahatan berbasis teknologi lainnya. Karena itu penguatan keamanan siber dan kepercayaan digital menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem ekonomi digital yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Hoky menambahkan bahwa APTIKNAS yang merupakan transformasi dari Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (APKOMINDO) yang berdiri pada 1991, terus berkomitmen mendorong perkembangan industri teknologi nasional agar mampu bersaing di tingkat global.

Baca Juga:  Soegiharto Santoso : Irene Tanihaha Pantas Terima Penghargaan MURI

Enam Program Strategis APTIKNAS

Dalam audiensi tersebut, APTIKNAS memaparkan enam program strategis yang diharapkan dapat dikolaborasikan dengan pemerintah untuk mempercepat pengembangan ekosistem digital Indonesia.

National Cybersecurity Connect 2026

Program pertama adalah National Cybersecurity Connect 2026, sebuah forum nasional yang bertujuan memperkuat kesadaran serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi meningkatnya ancaman keamanan siber.

Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada 28–29 Oktober 2026 di Hotel Bidakara Jakarta dan akan mempertemukan pemerintah, industri teknologi, komunitas keamanan siber, akademisi, serta praktisi teknologi informasi.

Forum ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan nasional dalam menghadapi tantangan keamanan digital yang semakin kompleks.

ASOCIO Digital AI Summit 2026

Program kedua adalah ASOCIO Digital AI Summit 2026 dan ASOCIO Digital AI Award yang akan diselenggarakan pada 29–31 Juli 2026 di Raffles Hotel Jakarta.

Forum internasional tersebut akan menghadirkan pelaku industri teknologi, pemerintah, serta komunitas digital dari berbagai negara di kawasan Asia-Oceania.

Kegiatan ini melibatkan organisasi teknologi kawasan Asia-Pasifik, yaitu Asian-Oceanian Computing Industry Organization (ASOCIO), yang menjadikan Indonesia melalui APTIKNAS sebagai salah satu anggota aktifnya.

Acara ini diperkirakan akan dihadiri sekitar 800 delegasi dari 24 negara anggota ASOCIO dan telah mendapatkan dukungan dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

Indonesia Game Experience

Program ketiga adalah Indonesia Game Experience, sebuah inisiatif yang bertujuan mendorong pertumbuhan industri gim nasional sebagai bagian dari sektor ekonomi kreatif berbasis teknologi.

Program ini direncanakan digelar di lima kota besar di Indonesia dan akan memberikan ruang bagi para pengembang gim lokal untuk menampilkan karya mereka kepada publik sekaligus memperluas akses pasar.

Baca Juga:  Pelaku Pencurian Ternak 5 Ekor Kuda Ditangkap: Polsek Manuju Berhasil Beraksi

Untuk memperkuat pengembangan industri konten digital berbasis kearifan lokal, APTIKNAS juga mendirikan Asosiasi Games dan Konten Digital Indonesia (AGKDI).

Program ini juga telah memperoleh dukungan dari Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia.

Warkop Digital

Program keempat adalah Warkop Digital (Warung Kopi Digital), sebuah inisiatif pemberdayaan masyarakat berbasis teknologi yang dikembangkan sebagai ruang kolaborasi komunitas di berbagai daerah.

Konsep ini mengadopsi budaya warung kopi yang selama ini menjadi tempat berkumpul masyarakat, kemudian ditransformasikan menjadi ruang pembelajaran teknologi dan pengembangan inovasi digital.

Melalui program ini, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan literasi teknologi sekaligus mengembangkan peluang usaha berbasis digital.

Program ini juga ditujukan untuk mendampingi pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dalam memanfaatkan teknologi digital guna memperluas pasar dan meningkatkan daya saing usaha.

Roadshow Teknologi di 10 Kota

Program kelima adalah Roadshow Teknologi di 10 Kota yang bertujuan memperluas penyebaran pengetahuan teknologi informasi serta membuka peluang kolaborasi bisnis digital di berbagai daerah di Indonesia.

Program ini menekankan pentingnya kesadaran para pemimpin transformasi digital terhadap keamanan dan kedaulatan data nasional, terutama di tengah meningkatnya penggunaan teknologi berbasis cloud dan kecerdasan buatan.

Dalam kegiatan ini, APTIKNAS bekerja sama dengan APKOMINDO dan YORINADO untuk memberikan edukasi kepada para Digital Transformation Leaders mengenai pengelolaan data yang aman serta pemilihan infrastruktur teknologi yang tepat.

Mall APTIKNAS

Program keenam adalah pengembangan Mall APTIKNAS, sebuah platform kolaborasi industri yang dirancang sebagai marketplace teknologi bagi anggota APTIKNAS dan mitra industri.

Platform ini bertujuan menghubungkan pelaku industri TIK, startup teknologi, UMKM digital, hingga pelaku ekonomi kreatif dalam satu ekosistem kolaborasi.

Baca Juga:  ISTN dan APTIKNAS Bogor MoU untuk Pengembangan Kompetensi TIK dan Technopreneurship

Mall APTIKNAS diharapkan dapat menjadi pusat integrasi berbagai solusi teknologi serta menjadi sarana business matching antara vendor teknologi, pelaku usaha, pemerintah, dan berbagai sektor industri lainnya.

IMG 20260316 WA0450

Pemerintah Apresiasi Inisiatif Industri

Menanggapi pemaparan tersebut, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyampaikan apresiasi terhadap berbagai inisiatif yang disampaikan oleh asosiasi industri digital.

“Kami sangat mengapresiasi berbagai inisiatif yang disampaikan oleh asosiasi. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat ekosistem berbasis teknologi, baik dalam pengembangan talenta digital, akses pasar, maupun akses pembiayaan,” ujar Riefky.

Ia juga memaparkan program strategis pemerintah melalui konsep 8 ASTA EKRAF, yaitu Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infra Ekraf, Sinergi Ekraf, Pasar Ekraf, Dana Ekraf, dan Ekraf Kaya yang dirancang untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif nasional.

Audiensi tersebut turut dihadiri Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Muhammad Neil El Himam, Direktur Jasa TIK Abdul Malik, Direktur Teknologi Digital Baru Dandy Yudha Feryawan, serta Direktur Aplikasi Tri Wahyudi.

Kolaborasi untuk Masa Depan Ekonomi Digital

Dalam diskusi yang berlangsung konstruktif, pemerintah dan asosiasi sepakat untuk memperkuat kolaborasi dalam pengembangan talenta digital, peningkatan kapasitas industri teknologi, serta penguatan ekosistem inovasi berbasis teknologi di Indonesia.

APTIKNAS menilai kolaborasi antara pemerintah, industri, akademisi, dan komunitas menjadi kunci penting agar Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga mampu berkembang sebagai produsen inovasi digital yang kompetitif di tingkat global.

“APTIKNAS siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun ekosistem digital yang kuat, aman, dan berkelanjutan. Kami percaya bahwa melalui kolaborasi semua pihak, Indonesia dapat menjadi salah satu kekuatan utama dalam ekonomi digital global,” tutup Hoky.

(*/red)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *