Elon Musk: AI di Luar Angkasa Tak Terhindarkan, Lebih Murah dan Efisien

Reporter Burung Hantu
Elon Musk berbicara soal masa depan AI dan energi surya di luar angkasa dalam forum investasi AS–Arab Saudi. (@cb_doge/ho/mp)

MEDIAPESAN – Miliarder teknologi Elon Musk kembali melontarkan gagasan futuristik soal kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Musk menilai, jika peradaban manusia terus berlanjut, maka keberadaan AI di luar angkasa menjadi sesuatu yang tidak terhindarkan.

Menurut Musk, untuk mencapai peradaban skala Kardashev II—yakni tahap ketika manusia mampu memanfaatkan energi dalam skala besar dari matahari—penggunaan satelit AI bertenaga surya di luar angkasa menjadi kunci. Bahkan, kata dia, memanfaatkan sepersejuta saja energi matahari sudah membutuhkan infrastruktur AI di orbit.

“Jika peradaban terus berlanjut, AI di luar angkasa tidak dapat dihindari,” ujar Musk dalam pernyataannya pada acara U.S. Saudi Investment Forum 2025.

- Iklan Google -
Mediapesan.com terdaftar di LPSE dan E-Katalog Klik gambar untuk melihat Katalog kami.
U.S. Saudi Investment Forum 2025. (ss/@cb_doge/ho/mp)
U.S. Saudi Investment Forum 2025. (ss/@cb_doge/ho/mp)

Musk memperkirakan biaya listrik dan efektivitas AI di luar angkasa akan jauh lebih menguntungkan dibandingkan AI yang beroperasi di Bumi. Salah satu alasannya adalah tidak perlunya baterai.

“Di luar angkasa selalu cerah,” jelasnya, merujuk pada paparan sinar matahari yang konstan tanpa terhalang atmosfer atau siklus siang-malam seperti di Bumi.

Selain itu, panel surya untuk satelit AI dinilai bisa lebih murah karena tidak memerlukan kaca pelindung maupun rangka berat. Sistem pendinginan pun, menurut Musk, dapat mengandalkan radiasi panas alami di ruang angkasa, sehingga mengurangi kebutuhan teknologi pendingin kompleks.

Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja

Gagasan ini sejalan dengan visi Musk yang selama ini mendorong eksplorasi luar angkasa dan pemanfaatan teknologi canggih, mulai dari SpaceX hingga pengembangan AI. Meski masih terdengar futuristik, pernyataan Musk kembali memantik diskusi global tentang masa depan energi, AI, dan arah peradaban manusia.

(*/red)

Baca juga berita internasional dan klik link ini:

Baca Juga:  Elon Musk Pertimbangkan Mundur dari Jabatan Penasihat Pemerintah AS di Tengah Tekanan Politik

https://www3.nhk.or.jp/nhkworld/en/live_tv/

- Iklan Google -

 

Baca juga berita iklan dan klik link ini:

https://fedreferawake.com/wnq2aayr7?key=6b820194f19bb6b34b1aa72f000530d1

https://fedreferawake.com/f4zvg5mp?key=7f5e1f438785bfcff16d721d49bc00d5

https://fedreferawake.com/nzjpn1i7r?key=5d5d784dc596fd06acb75365968c2e4d

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *