Falcon 9 Sukses Mendarat di LZ-4, SpaceX Kian Matangkan Teknologi Roket Pakai Ulang

Reporter Burung Hantu
Falcon 9 mendarat sempurna di LZ-4 usai meluncurkan satelit Italia—teknologi roket pakai ulang kian matang.

MEDIAPESAN – SpaceX kembali mencatatkan capaian penting dalam pengembangan teknologi antariksa. Pada Jumat (3/1/2026) waktu setempat, roket Falcon 9 berhasil mendarat dengan mulus di Landing Zone 4 (LZ-4), Vandenberg Space Force Base, California, beberapa menit setelah meluncurkan satelit pengamatan Bumi COSMO-SkyMed Second Generation milik Italia.

Pendaratan presisi itu dilakukan oleh booster B1081, yang mencatatkan penerbangan ke-21 sepanjang masa operasionalnya. Keberhasilan tersebut menegaskan konsistensi SpaceX dalam menerapkan konsep reusability atau penggunaan ulang roket, yang menjadi tulang punggung strategi perusahaan dalam menekan biaya peluncuran.

grok 1767412652253

- Iklan Google -
Mediapesan.com terdaftar di LPSE dan E-Katalog Klik gambar untuk melihat Katalog kami.

Falcon 9 diluncurkan dari Kompleks Peluncuran Vandenberg dengan misi menempatkan satelit COSMO-SkyMed generasi terbaru ke orbit rendah Bumi. Satelit ini dirancang untuk mendukung pengamatan Bumi beresolusi tinggi, termasuk untuk keperluan pemantauan lingkungan, mitigasi bencana, serta kebutuhan pertahanan.

grok 1767412641544

Setelah tahap pemisahan, booster Falcon 9 melakukan manuver balik arah menuju daratan. Dengan serangkaian pembakaran terkontrol, B1081 akhirnya mendarat tegak dan stabil di LZ-4, menandai satu lagi pendaratan sukses roket kelas orbital di wilayah Pantai Barat Amerika Serikat.

Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja

Keberhasilan misi ini memperkuat posisi SpaceX sebagai pelopor teknologi roket yang dapat digunakan berulang kali. Pendekatan tersebut dinilai telah mengubah paradigma industri antariksa global, dari yang sebelumnya mengandalkan roket sekali pakai menjadi sistem peluncuran yang lebih efisien dan berkelanjutan.

Dalam beberapa tahun terakhir, pendaratan ulang booster Falcon 9 telah beralih dari pencapaian eksperimental menjadi bagian rutin dari operasi SpaceX. Hal ini membuka peluang akses ke orbit yang lebih cepat dan terjangkau, sekaligus mempercepat laju pengembangan misi-misi antariksa komersial maupun ilmiah di masa depan.

(SpaceX/Red)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *