Garda Flobamora Sulsel: Rapatkan Barisan Eratkan Persaudaraan

Reporter Burung Hantu
Rapat Koordinasi dan Evaluasi pengurus Garda Flobamora Sulsel, Senin (16/2/2026).

Mediapesan | Makassar – Garda Flobamora Selatan (Sulsel) menggelar Rapat Koordinasi dan Evaluasi pengurus dengan tema “Penguatan Semangat Kebersamaan dan Loyalitas Demi Mewujudkan Solidaritas serta Persaudaraan yang Kokoh dan Harmonis dalam Kehidupan Berorganisasi”, Senin (16/2/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Restoran Kuliner Istana Rasa, Jalan Datumuseng No. 1, Kota Makassar itu dihadiri seluruh anggota badan pengurus dan jajaran dewan pembina. Suasana rapat berlangsung hangat dan penuh refleksi atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia tujuh tahun.

Ketua Dewan Pembina Garda Flobamora Sulsel, Ir. Ricky Parera, menegaskan bahwa organisasi pemuda Nusa Tenggara Timur (NTT) di Sulsel ini harus memiliki tujuan dan arah yang jelas.

- Iklan Google -
Mediapesan.com terdaftar di LPSE dan E-Katalog Klik gambar untuk melihat Katalog kami.

“Organisasi itu harus punya satu tujuan. Garda Flobamora adalah rumah besar pemuda NTT di Sulsel. Kita tidak boleh kehilangan arah. Tujuh tahun ini ibarat masa remaja—kalau tidak dikelola dengan baik, bisa kehilangan pesonanya,” ujarnya.

Ricky juga menekankan pentingnya persatuan, kedewasaan berorganisasi, serta profesionalisme dalam bertindak. Menurutnya, perbedaan pandangan adalah hal wajar, namun tidak boleh berujung pada perpecahan.

“Kita boleh keras, boleh berbeda pendapat, tapi tidak boleh saling melukai. Yang utama adalah satu hati, satu pikiran, dan satu komando demi kebaikan bersama,” katanya.

Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja

Ia mengapresiasi kontribusi Garda Flobamora yang selama ini aktif membantu warga, peduli terhadap persoalan sosial, hukum, dan kemanusiaan, sehingga komunitas diaspora NTT di Sulsel mulai terlihat solid dan diperhitungkan.

IMG 20260217 WA0533 scaled

Ricky juga mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui program nyata, seperti pelatihan keterampilan, pembentukan unit usaha, hingga kerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI dalam penyediaan tenaga kerja di bidang keamanan dan jasa profesional lainnya.

Baca Juga:  Buka Rakernas API 2023, Pj Gubernur Sulsel : Harapan masyarakat adalah terciptanya kerukunan hidup antar umat beragama 

- Iklan Google -

“Energi kita besar, jangan hanya dipakai 10 persen. Kita harus memaksimalkan potensi ini untuk mengangkat martabat warga NTT di tanah rantau,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua umum Garda Flobamora Sulsel, Marius Mide Djuang S. Sos, menyampaikan bahwa rapat koordinasi dan evaluasi ini akan menjadi tradisi dan kalender tetap organisasi.

“Rapat ini menjadi ruang untuk mengukur sejauh mana capaian setiap bidang, sekaligus merancang langkah ke depan agar program kerja lebih terarah dan berdampak,” ujarnya.

Bung Mide menambahkan, kegiatan ini ke depan akan digelar secara berkala sebagai bagian dari dinamika organisasi yang telah berjalan selama tujuh tahun.

“Kami ingin menampilkan kualitas, kapasitas, dan profesionalisme kerja. Kami juga mengajak seluruh diaspora NTT, khususnya pemuda, untuk merapatkan barisan dan berkarya bersama,” tambahnya.

Dalam rapat tersebut, juga dibahas rencana penguatan Flobamora Squad sebagai Satgas atau anak organisasi Garda Flobamora sulsel yang kusus bergerak dibidang jasa keamanan dan sekuriti yang akan dikelola secara profesional dan berbadan hukum.

Melalui rapat ini, Garda Flobamora Sulsel menegaskan komitmennya untuk terus menjaga solidaritas, memperkuat persaudaraan sesama anak rantau, menghilangkan stigma negatif dan senantiasa bersikap santun dan simpatik dengan semboyan: Manis dan Bae’, Baku Sayang Baku Jaga.

(Paul)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *