Mediapesan | Makassar – Komunitas Sahabat 80 bersama umat di Gereja Katolik Santo Albertus Agung Tanjung Bunga menggelar aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa di Jalan Raya Metro Tanjung Bunga, Makassar, Minggu (8/3/2026).
Kegiatan aksi sosial berbagi takjil kepada masyarakat di hadiri oleh Ketua Dewan Pembina, dan Pembina, Ketua, Sekretaris, Bendahara, dan Korlap, dan beserta, anggota dari Sahabat 80 lainnya.
Kegiatan tersebut mengusung slogan “Sahabat Jadi Keluarga” dengan tema “Takjil Sederhana, Pahala Tak Terhingga – Berbagi Takjil, Menyambung Harapan, Seribu Doa, Semoga Berkah, Bersama Kami, Selamat Berbuka Puasa.”
Aksi berbagi ini menjadi wujud kepedulian sosial sekaligus memperkuat semangat toleransi antarumat beragama di Kota Makassar. Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 300 Box takjil dibagikan kepada para pengendara dan masyarakat yang melintas menjelang waktu berbuka puasa.
Ketua Sahabat 80, Bung Lallo, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian sederhana dari komunitasnya untuk membantu masyarakat, khususnya umat Muslim yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Pada sore hari ini kami ingin membantu teman-teman yang sedang menjalankan ibadah puasa, terutama mereka yang belum sempat berbuka puasa bersama keluarga. Kami berbagi sedikit rezeki dari apa yang kami miliki, sebagai wujud persaudaraan dan rasa kekeluargaan,” ujarnya saat ditemui di Jalan Raya Metro Tanjung Bunga.
Menurutnya, Sahabat 80 hadir dengan semangat merangkul berbagai kalangan. Komunitas ini ingin membangun hubungan persahabatan yang lebih erat hingga menjadi sebuah keluarga besar yang menjunjung nilai kebersamaan.
Ia menjelaskan, nama Sahabat 80 memiliki makna simbolik yang terinspirasi dari momentum peringatan 80 tahun kemerdekaan Republik Indonesia. Semangat tersebut kemudian diadopsi sebagai pengingat akan pentingnya persatuan, solidaritas, dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Melalui Sahabat 80, kami ingin merangkul saudara-saudara yang sepaham dengan semangat kebersamaan. Dari sahabat menjadi keluarga. Komunitas ini sendiri baru berdiri pada Agustus lalu di Kota Makassar,” jelasnya.
- Iklan Google -
Sementara itu, Efri, selaku pembina Sahabat 80, menilai kegiatan berbagi takjil ini sangat bermanfaat bagi masyarakat, terutama mereka yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dilakukan di pinggir jalan. Tujuan kami membantu saudara-saudara yang sedang berpuasa tetapi belum sempat berbuka di rumah. Dengan adanya takjil ini, mereka bisa berbuka puasa tepat waktu,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa kegiatan tersebut terlaksana berkat kerja sama dengan pihak Gereja Santo Albertus Agung Tanjung Bunga. Ke depan, Sahabat 80 berharap kegiatan serupa dapat dilakukan di lebih banyak titik di Kota Makassar.
“Harapannya, kegiatan seperti ini tidak hanya dilaksanakan di satu titik saja, tetapi bisa diperluas ke berbagai lokasi di Kota Makassar. Ini adalah bagian dari upaya kami mempererat persaudaraan dan memperkuat toleransi antarumat beragama,” tambahnya.
Melalui kegiatan sederhana ini, Sahabat 80 ingin menegaskan bahwa semangat berbagi dan kepedulian sosial dapat menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarwarga serta menjaga harmoni kehidupan beragama di Kota Makassar.



