Media Pesan – Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PP HI) kembali menetapkan GBPH H. Prabukusumo sebagai ketua umum periode 2026–2030 melalui Musyawarah Nasional (Munas) III yang dihadiri 24 dari 30 pengurus daerah di Yogyakarta, Sabtu (17/10/2026).
Munas yang berlangsung di Hotel Grand Mercure tersebut juga menyepakati penyempurnaan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga, termasuk penguatan sanksi terhadap pelaku pelecehan seksual, pengaturan etika komunikasi dan media sosial, serta penerapan aturan KONI Pusat mengenai larangan rangkap jabatan bagi pimpinan organisasi.
Ketua Bidang Organisasi KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Soepriyanto, yang membuka Munas mewakili Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman, mengapresiasi perkembangan Hapkido Indonesia, termasuk raihan enam medali emas, empat perak, dan dua perunggu pada Kejuaraan Hapkido Asia ke-3 di Hong Kong pada Agustus 2026.

Pendiri Hapkido Indonesia, Grand Master V. Yoyok Suryadi, mengatakan kebersamaan dan profesionalisme menjadi kunci pengembangan organisasi serta pembinaan atlet. Sementara itu, Prabukusumo menegaskan komitmen untuk memperkuat kemandirian organisasi dan meningkatkan prestasi olahraga bela diri tersebut.
Terpilihnya kembali Prabukusumo diharapkan menjaga kesinambungan kepemimpinan sekaligus memperkuat tata kelola, pembinaan atlet, dan daya saing Hapkido Indonesia di tingkat nasional maupun internasional.

