MEDIAPESAN.COM | Gowa – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LSM Inakor Kabupaten Gowa menegaskan langkah konsolidatif menjelang peringatan anniversary ke-5 yang akan digelar pada 18–19 April 2026 di kawasan wisata Malino.
Momentum lima tahun perjalanan organisasi ini disebut bukan sekadar seremoni, melainkan titik refleksi sekaligus penguatan arah gerakan dalam mempertegas posisi sebagai kekuatan sipil yang aktif mengawal pemerintahan bersih, transparan, dan akuntabel.
Sejak berdiri pada 2021, LSM Inakor Gowa konsisten menjalankan fungsi kontrol sosial, khususnya dalam mengawasi pengelolaan keuangan negara serta memastikan kebijakan publik tetap berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ketua DPD LSM Inakor Kabupaten Gowa, Asywar, mengatakan konsolidasi organisasi menjadi kebutuhan mendesak di tengah dinamika pengawasan di daerah yang semakin kompleks.
“LSM Inakor harus menjadi kekuatan sipil yang solid dan terorganisir. Kami tidak hanya hadir untuk mengawasi, tetapi juga memastikan setiap kebijakan publik dan penggunaan anggaran benar-benar berpihak kepada rakyat. Jika ada indikasi penyimpangan, tentu akan kami kawal secara serius dan berkelanjutan,” kata Asywar dalam keterangannya, Senin (20/4/2026).
Ia menambahkan, kegiatan anniversary tersebut juga akan dihadiri pengurus DPW LSM Inakor Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penguatan koordinasi lintas struktur organisasi.
Menurutnya, sinergi antar tingkatan organisasi menjadi krusial dalam merumuskan langkah strategis pengawasan yang lebih efektif dan terarah ke depan.
Lebih lanjut, Asywar menegaskan bahwa independensi merupakan prinsip fundamental yang tidak dapat ditawar dalam setiap aktivitas lembaga. Ia memastikan seluruh proses investigasi dan advokasi dilakukan secara objektif, profesional, serta berbasis data dan fakta.
“Independensi adalah prinsip utama kami. Kami bekerja berdasarkan data dan fakta, bukan tekanan dari pihak manapun. Dengan cara itu, LSM Inakor dapat menjaga kredibilitas sekaligus kepercayaan publik,” ujarnya.
- Iklan Google -
Dalam konteks pengawasan, LSM Inakor juga menyoroti pentingnya keterlibatan masyarakat dalam membangun sistem kontrol yang partisipatif. Menurutnya, transparansi tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat sipil.
“Partisipasi publik sangat penting. Pengawasan tidak bisa berjalan optimal tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, kami terus mendorong keterlibatan publik dalam mengawal kebijakan dan penggunaan anggaran,” imbuhnya.
Pada peringatan anniversary ke-5 ini, LSM Inakor Gowa juga berencana menjadikannya sebagai forum strategis untuk memperkuat kapasitas internal organisasi. Beberapa agenda yang disiapkan antara lain konsolidasi struktur, peningkatan kapasitas investigasi, serta penguatan jaringan pengawasan berbasis masyarakat.
Selain itu, forum tersebut juga akan membahas tantangan pengawasan di daerah, termasuk potensi penyimpangan dalam tata kelola pemerintahan yang dinilai masih perlu mendapat perhatian serius.
Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti, LSM Inakor Gowa menegaskan komitmennya untuk terus mengawal integritas pengelolaan keuangan negara serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
Anniversary ke-5 ini sekaligus menjadi penegasan bahwa LSM Inakor tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas, tetapi juga sebagai kekuatan sipil yang aktif, kritis, dan konsisten dalam menjaga kepentingan publik dari berbagai potensi penyimpangan.



