MEDIA PESAN | Jakarta – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mendorong Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, mengoptimalkan aplikasi e-DALEV dalam Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) untuk memperkuat pengendalian dan evaluasi pembangunan berbasis hasil.
Dorongan tersebut disampaikan dalam konsultasi teknis Direktorat Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah (PEIPD), Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, bersama Bapperida Kabupaten Jepara di Jakarta Selatan, Selasa (3/11/2026).
Analis Kebijakan Ahli Madya Rendy Jaya Laksamana mengatakan keberhasilan pembangunan daerah tidak cukup diukur dari realisasi anggaran, tetapi juga harus mempertimbangkan capaian kinerja dan manfaat program bagi masyarakat.
Menurutnya, e-DALEV dapat membantu pemerintah daerah memantau pelaksanaan program, mengidentifikasi hambatan pencapaian target, serta menentukan langkah perbaikan kebijakan berdasarkan data evaluasi.
Bapperida berperan mengoordinasikan pengendalian dan evaluasi pembangunan, sedangkan organisasi perangkat daerah (OPD) bertanggung jawab menjaga akurasi dan ketepatan waktu pelaporan capaian program.
Kemendagri mendorong perubahan orientasi pembangunan daerah dari penyerapan anggaran menuju pencapaian hasil (outcome) dan dampak (impact).
“Data yang berkualitas melahirkan evaluasi yang tepat. Evaluasi yang tepat menghasilkan kebijakan yang lebih baik. Dan kebijakan yang baik harus bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” kata Rendy.

