Mediapesan | Enrekang – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang (BEM UNIMEN) bersama lembaga kemahasiswaan internal kampus menggelar kajian bertema “Isu Lingkungan Hidup Kontemporer di Kabupaten Enrekang”.
Kegiatan ini menjadi ruang diskusi terbuka bagi mahasiswa untuk membahas berbagai persoalan lingkungan di daerah.
Kajian berlangsung dinamis dengan partisipasi aktif mahasiswa yang menyampaikan pertanyaan, pandangan, hingga gagasan terkait kondisi lingkungan di Kabupaten Enrekang. Sejumlah isu yang dibahas meliputi kerusakan ekosistem, pengelolaan sumber daya alam, hingga peran generasi muda dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.
Presiden Mahasiswa UNIMEN, Furqan, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa dalam mengawal isu-isu lingkungan yang kian menjadi perhatian publik.
“Isu lingkungan hari ini semakin penting untuk kita bicarakan bersama. Mahasiswa harus hadir dalam diskusi-diskusi seperti ini agar kepedulian terhadap lingkungan terus tumbuh dan tidak hanya berhenti pada wacana,” ujarnya.
Dalam forum tersebut, BEM UNIMEN menghadirkan sejumlah pemateri dari instansi terkait, antara lain Chaidar Bulu, Yarsin Gau, Abdul Halis, serta Suparman Lahanu.
Para pemateri memaparkan berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi daerah, termasuk pentingnya sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mahasiswa dalam menjaga kelestarian alam.
Furqan berharap kajian ini dapat menjadi awal dari lebih banyak ruang diskusi yang membahas persoalan lingkungan di Enrekang, sekaligus mendorong lahirnya langkah konkret dari berbagai pihak.
- Iklan Google -
“Mahasiswa harus terus menjaga tradisi berpikir kritis. Dari diskusi seperti ini kita berharap muncul kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mengawal kebijakan yang berkaitan dengan kelestarian alam,” pungkasnya.




