MEDIAPESAN.COM | Tel Aviv – Media berbahasa Ibrani, Channel 13, melaporkan bahwa aparat kepolisian Israel memutuskan membentuk unit khusus guna memburu individu yang diduga memiliki keterkaitan dengan Iran.
Langkah ini disebut sebagai bagian dari peningkatan kewaspadaan keamanan di tengah eskalasi ketegangan antara Israel dan Iran dalam beberapa waktu terakhir.
Pembentukan unit tersebut difokuskan pada upaya kontra-intelijen, termasuk pelacakan jaringan yang dicurigai memiliki hubungan dengan pihak Iran.
Menurut laporan tersebut, unit khusus ini akan bekerja secara terkoordinasi dengan badan keamanan dan intelijen Israel lainnya, yang selama ini telah aktif dalam operasi dalam dan luar negeri.
Israel diketahui memiliki sejumlah lembaga intelijen seperti Mossad yang berfokus pada operasi eksternal, serta Shin Bet yang menangani keamanan domestik.
Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap aktivitas spionase dan infiltrasi, terutama setelah serangkaian konflik tidak langsung antara kedua negara.
Dalam beberapa tahun terakhir, kedua pihak saling menuduh melakukan operasi intelijen dan sabotase lintas wilayah.
Situasi keamanan juga diperketat dengan berbagai kebijakan sensor dan pengawasan informasi.
Otoritas Israel bahkan sebelumnya mengambil langkah tegas terhadap penyebaran informasi sensitif terkait serangan Iran, termasuk ancaman penangkapan terhadap pihak yang menyebarkan rekaman dampak serangan.
- Iklan Google -
Pengamat menilai, pembentukan unit khusus ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran Israel terhadap ancaman internal yang berpotensi terkait dengan jaringan asing, khususnya Iran.
Di sisi lain, ketegangan geopolitik yang terus meningkat juga memperbesar risiko konflik terbuka di kawasan Timur Tengah.



