(mediapesan.com) – Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Dr. Safrizal ZA mengeluarkan instruksi.
Instruksi Gubernur Kepulauan Babel Nomor Surat : 500/148/IV Tahun 2023 tanggal 19 Desember 2023 tentang Pengendalian Inflasi Menjelang Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Provinsi Kepulauan Babel.
Negeri Serumpun Sebalai dalam mengendalikan inflasi diperlukan langkah-langkah cepat, tepat, fokus, terpadu dan sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten-kota dengan memberikan instruksi.
Empat instruksi ini harus menjadi perhatian utama dan prioritas bagi para Bupati-Walikota dengan terus bersinergi antar semua pemangku kepentingan, ujar Safrizal, Kamis (21/12/2023) di Pangkalpinang.
Empat instruksi yakni pertama, melakukan upaya pemantauan secara berkala terhadap kecukupan stok barang, kebutuhan pokok dan stabilisasi melalui Operasi Pasar bekerja sama dengan Bulog, Distributor, Pedagang Besar dan Petani-Peternak pada masing-masing daerah.
Kedua, mendorong optimalisasi pelabuhan laut dan udara untuk kelancaran distribusi; Ketiga, menyelesaikan kendala dan peningkatan sarana distribusi BBM dan gas dan terakhir keempat, mengimbau masyarakat untuk belanja bijak dalam rangka membentuk ekspektasi atas harga bahan pokok penting dan mengampanyekan tidak boros pangan.
Ingat angka inflasi itu sifatnya agregat sehingga kolaborasi dan kerjasama antar daerah mutlak untuk dilakukan, terang Safrizal.
Sebelumnya, Safrizal sudah meresmikan rumah pembibitan atau Nursery Kelompok Tani (Poktan) Timur Makmur di Desa Air Mesu Timur, Kabupaten Bangka Tengah pada Rabu lalu (6/12/2023).
Nursery perbenihan cabai dan bawang merah dengan sistem soilblock ini merupakan bantuan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan).
Diharapkan melalui rumah pembibitan akan mengeliatkan lagi penanaman cabai dan bawang merah di Babel serta mengendalikan inflasi.
Pasalnya, cabai ikut mempengaruhi tingkat inflasi di Babel. Suksesnya pembenihan ini, menurut Safrizal, tak menutup kemungkinan Babel akan menjaga kestabilisasi harga.
Ia menargetkan harga cabai pada Mei 2024 turun 50 persen dari harga sekarang yang mencapai Rp100 ribu.
Strategi jangka menengah untuk pengendalian inflasi, yakni segera dieksekusi seperti ekstensifikasi pertanian melalui inisiasi lumbung pangan di Bangka Selatan.
Gerakan tanam cabai untuk skala rumah tangga dan wajib untuk ASN Pemprov Babel nantinya sebagai percontohan sampai upaya untuk menambah frekuensi, paralel strategi jangka pendek melalui aksi konkret secara mikro terus dijalankan seperti pasar murah on the spot.