MEDIA PESAN | NAMLEA – Pemadaman listrik yang berulang hampir setiap hari di wilayah layanan ULP Namlea dan Mako, Kabupaten Buru, Maluku, memicu keluhan masyarakat.
Warga mendesak DPRD setempat meminta penjelasan PLN terkait gangguan pasokan listrik yang berlangsung hingga berjam-jam.
Masyarakat mempertanyakan penyebab pemadaman yang berulang, sementara informasi yang disampaikan PLN selama ini menyebut adanya gangguan eksternal pada jaringan distribusi interkoneksi Namlea–Mako.
Menanggapi keluhan tersebut, PLN melalui pemberitahuan kepada pelanggan menyampaikan bahwa pemadaman yang terjadi pada sore hari disebabkan gangguan eksternal jaringan distribusi interkoneksi Namlea–Mako.
PLN mengatakan petugas di lapangan sedang melakukan pelacakan untuk menemukan sumber gangguan. Proses tersebut diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama karena kondisi akses jalan yang kurang baik.
PLN juga menyatakan penormalan pasokan listrik akan dilakukan secara bertahap setelah gangguan berhasil diatasi. Perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan.
Meski demikian, masyarakat berharap PLN memberikan penjelasan lebih menyeluruh mengenai frekuensi gangguan, kondisi jaringan distribusi, serta langkah pencegahan agar pemadaman tidak terus berulang.
Warga juga meminta DPRD Kabupaten Buru memanggil pihak PLN ULP Namlea dan Mako untuk meminta pertanggungjawaban teknis sekaligus memastikan adanya rencana penyelesaian yang terukur.
Pemadaman listrik yang berkepanjangan dinilai mengganggu aktivitas rumah tangga, kegiatan usaha, pendidikan, hingga pelayanan publik.
Masyarakat berharap persoalan tersebut segera ditangani secara menyeluruh sehingga pasokan listrik di Kabupaten Buru kembali stabil dan pelayanan kepada pelanggan dapat berjalan normal.

