Mediapesan | Minab – Sebanyak 171 siswi dilaporkan tewas dalam serangan yang terjadi di Sekolah Dasar Putri Shajarah Tayyebeh di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, Iran, pada 28 Februari lalu.
Peristiwa itu disebut terjadi pada hari pertama pecahnya konflik yang tengah berlangsung di wilayah tersebut.
Melansir dari sputniknews, informasi mengenai jumlah korban terbaru disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi.
Ia menyatakan bahwa jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 171 orang, setelah sebelumnya sumber resmi di Iran melaporkan 165 korban telah dimakamkan.
Selain para siswi, sejumlah guru juga dilaporkan menjadi korban dalam insiden tersebut. Hingga kini, belum ada rincian lebih lanjut mengenai kronologi lengkap serangan maupun pihak yang bertanggung jawab.
Sekolah Dasar Putri Shajarah Tayyebeh berada di Kota Minab, Provinsi Hormozgan, yang terletak di bagian selatan Iran.
Peristiwa ini memicu kecaman dan keprihatinan dari berbagai pihak, terutama karena korban didominasi anak-anak. Sejumlah pengamat menilai insiden tersebut memperburuk situasi kemanusiaan di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Pemerintah Iran belum merinci langkah lanjutan terkait investigasi maupun respons internasional atas kejadian tersebut. Informasi mengenai kondisi korban selamat dan dampak terhadap aktivitas pendidikan di wilayah itu juga masih terbatas.
Perkembangan lebih lanjut terkait insiden ini masih menunggu pernyataan resmi dari otoritas setempat.



