Media Pesan – Pemerintah Kota Makassar membangun sumur dalam dengan kedalaman 170 meter di Kelurahan Tallo untuk membantu mengatasi kesulitan akses air bersih yang dialami warga pesisir, terutama saat musim kemarau.
Lurah Tallo A. Yusran Kahar bersama Ketua RW 05 Sutoyo Gaffar memantau langsung proses pengeboran sumur yang mendapat bantuan melalui Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Selasa (13/10/2026).
Pembangunan sumur tersebut diharapkan dapat menjadi alternatif sumber air bersih bagi masyarakat yang selama ini menghadapi kendala air tanah dengan kadar garam tinggi. Kondisi tersebut menyulitkan warga memperoleh air yang layak untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Yusran menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah kota dan berharap pembangunan sumur dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat setempat.
Sementara itu, Sutoyo mengatakan usulan pembangunan sumur bor telah diajukan kepada pemerintah sejak 2 Juni 2026 dan mulai terealisasi pada September 2026.
Ia juga mengapresiasi dukungan pemerintah kelurahan, Kecamatan Tallo, dan Dinas PU Kota Makassar dalam memperjuangkan kebutuhan warga.
“Kami berharap pembangunan sumur bor ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya warga RW 05 yang selama ini kesulitan mendapatkan air bersih,” kata Sutoyo.
Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di wilayah pesisir utara Makassar. Namun, manfaatnya bagi warga akan bergantung pada hasil pengeboran, ketersediaan air, serta kesesuaian kualitas air untuk kebutuhan sehari-hari.
Dengan kedalaman mencapai 170 meter, sumur tersebut diharapkan dapat menyediakan sumber air yang lebih memadai di tengah tantangan musim kemarau dan potensi dampak El Nino.

