Media Pesan – Pemerintah Kota Makassar meningkatkan pemantauan kualitas udara dan mempercepat pembersihan drainase serta kanal untuk mengantisipasi dampak kabut asap dan risiko banjir menjelang musim hujan.
Pemantauan dilakukan melalui kunjungan ke BMKG Kelas I Sultan Hasanuddin. Meski kondisi kabut asap dilaporkan mulai menurun, pemantauan kualitas udara tetap dilanjutkan dengan mempertimbangkan kesehatan masyarakat.
Pemerintah kota juga mengimbau warga tidak membakar sampah karena aktivitas tersebut dapat memperburuk kualitas udara.
Di sisi lain, camat, lurah, dan jajaran terkait diminta mempercepat pembersihan drainase dan kanal, termasuk mengangkat sampah serta sedimen yang menghambat aliran air.
Langkah tersebut ditujukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan kota menghadapi musim hujan dan meminimalkan potensi banjir.
Pemerintah kota menekankan pentingnya koordinasi lintas wilayah dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mengurangi risiko gangguan kesehatan dan bencana hidrometeorologi.

