Media Pesan | Rabat – Raja Mohammed VI memimpin upacara pelantikan anggota pemerintahan baru Maroko di Istana Kerajaan di Rabat pada 16 Oktober 2026.
Pembentukan kabinet tersebut mendapat apresiasi dari Presiden Persaudaraan Indonesia-Sahara-Maroko (Persisma), Wilson Lalengke, yang berharap perubahan pemerintahan itu memperkuat pembangunan nasional dan hubungan bilateral dengan Indonesia.
Dalam keterangannya dari Jakarta, Sabtu (18/10), Wilson mengatakan susunan kabinet mencerminkan upaya menggabungkan kesinambungan kepemimpinan dengan pembaruan administrasi, termasuk perhatian terhadap ekonomi, ketahanan pangan, perlindungan sosial, dan transformasi digital.
Ia juga menilai pemilihan anggota kabinet menunjukkan pentingnya kompetensi, integritas, dan kapasitas pejabat dalam menjalankan kebijakan publik.
Persisma berharap pemerintahan baru dapat memperluas kerja sama Indonesia-Maroko di bidang ekonomi, pendidikan, kebudayaan, dan diplomasi, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

