Media Pesan – Komandan Korem 141/Toddopuli Kolonel Inf Robinson Tallupadang memimpin tim verifikasi dan validasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Galonta Batili, Kelurahan Galonta, Kecamatan Enrekang, Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, Selasa (20/10/2026).
Kedatangan tim tersebut disambut Komandan Kodim 1419/Enrekang Letkol Inf Hendra Kusuma Wijaya. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memastikan pelaksanaan program koperasi berjalan sesuai tujuan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dalam sambutannya, Robinson mengatakan Korem 141/Toddopuli membawahi 18 komando distrik militer (Kodim) dan telah membangun 963 koperasi. Pembangunan koperasi, menurut dia, akan terus dilanjutkan untuk mendukung program pemerintah.
Ia menekankan bahwa keberhasilan KDKMP membutuhkan koordinasi dan partisipasi berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, serta unsur pelaksana di lapangan.
Koperasi Merah Putih diharapkan dapat mempermudah masyarakat, terutama yang tinggal di pedesaan dan daerah terpencil, dalam memperoleh kebutuhan sehari-hari. Keberadaan koperasi juga diharapkan membantu menjaga kestabilan harga barang kebutuhan pokok, termasuk pupuk dan LPG.
Robinson meminta seluruh pihak turut mengawal pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. Ia juga mendorong instansi terkait menyampaikan masukan apabila ditemukan kendala atau ketidaksesuaian dalam pelaksanaannya.
Masukan tersebut, kata dia, diperlukan sebagai bahan evaluasi dan perbaikan untuk meningkatkan kinerja koperasi ke depan.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Enrekang A. Fajar Anugrah Setiawan, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Gaswan yang mewakili Bupati Enrekang, para perwira staf dan komandan rayon militer Kodim 1419/Enrekang, serta Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Enrekang H. Sabir dan sejumlah unsur terkait lainnya.
Melalui verifikasi dan evaluasi, pelaksanaan KDKMP diharapkan semakin terarah dalam mendukung kegiatan ekonomi masyarakat. Namun, manfaat program tersebut pada akhirnya perlu dilihat dari kemampuan koperasi menyediakan barang dengan harga terjangkau, menjaga ketersediaan kebutuhan pokok, dan menjalankan usaha secara berkelanjutan.

