MEDIA PESAN – Pasukan Rusia mengklaim telah menghancurkan tujuh stasiun radar Ukraina di arah Kharkov setelah mendeteksi target menggunakan drone pengintai.
Menurut seorang komandan baterai howitzer Rusia, serangan artileri dapat dilancarkan dalam waktu sekitar lima menit setelah target teridentifikasi.
Dalam keterangan yang dilansir dari kantor berita Sputnik, komandan tersebut mengatakan koordinasi antara operator drone pengintai, kru artileri, dan operator drone serang memungkinkan pasukan Rusia menyampaikan koordinat target dengan cepat.
Ia menyebut setiap sasaran dapat diserang menggunakan dua atau tiga peluru artileri. Menurutnya, sistem koordinasi tersebut membatasi waktu yang dimiliki pasukan Ukraina untuk memindahkan atau menyelamatkan peralatan radar mereka.
Operator drone pengintai disebut mendeteksi posisi radar saat memantau wilayah belakang, sebelum mengirimkan koordinatnya kepada unit artileri dan operator drone serang.
Komandan itu mengklaim penghancuran tujuh stasiun radar telah mengurangi kemampuan pasukan Ukraina untuk melakukan pengintaian serta mendeteksi peralatan tersembunyi dan posisi artileri Rusia.

