MEDIAPESAN.COM | Makassar – Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan masa bakti 2026–2031 mulai memasuki tahapan penjaringan bakal calon ketua.
Seluruh rangkaian konferensi disebut berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan panitia bersama PWI Pusat.
Tahapan konferensi diawali dengan penyerahan daftar pemegang Kartu Tanda Anggota Biasa (KTA-B) pada 14 April 2026. Setelah itu, panitia melanjutkan proses penetapan Daftar Pemilih Sementara (DPS), masa sanggah, hingga verifikasi dan penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) tahap akhir yang diumumkan pada Kamis (7/5/2026).
Memasuki proses penjaringan bakal calon Ketua PWI Sulsel, panitia membuka pengumuman persyaratan bakal calon pada 5-8 Mei 2026. Sementara pengambilan formulir dijadwalkan berlangsung pada 5-10 Mei 2026.
Hingga Kamis (7/5), H. Suwardi Thahir atau ST tercatat sebagai pendaftar pertama bakal calon Ketua PWI Sulsel.
Formulir bakal calon diambil oleh tim perwakilan ST, H. Mappiar, di Kantor PWI Sulsel, Jalan Maccini Sawah, Makassar, sekitar pukul 13.15 WITA.
Kedatangan tim ST diterima langsung oleh panitia dan pengurus PWI Sulsel, yakni Ismail Sellery, Manaf Rahman, Fadil Sunarya, dan Iwan Azis.
Dengan pengambilan formulir tersebut, Suwardi Thahir untuk sementara menjadi satu-satunya figur yang resmi mengambil formulir bakal calon Ketua PWI Sulsel hingga hari ini.
Selanjutnya, tahapan konferensi akan memasuki proses pengembalian formulir dan berkas persyaratan pada 11-13 Mei 2026. Setelah itu, panitia akan melakukan verifikasi administrasi dan pengumuman bakal calon pada 14-15 Mei 2026.
- Iklan Google -
Konferensi PWI Sulsel dijadwalkan berlangsung pada 2 Juni 2026 mendatang. Forum tersebut diharapkan menjadi ruang demokrasi organisasi dalam menentukan arah kepemimpinan PWI Sulsel lima tahun ke depan.
Sebagai organisasi profesi wartawan, PWI dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga marwah pers, meningkatkan kompetensi wartawan, serta mendorong ekosistem media yang profesional, independen, dan bertanggung jawab. Karena itu, proses konferensi diharapkan berjalan kondusif dengan mengedepankan etika organisasi dan semangat persatuan insan pers di Sulawesi Selatan.



