MEDIAPESAN.COM | Makassar – Anggota DPRD Kota Makassar dari Fraksi Partai NasDem, A. Odhika Cakra Satriawan menggelar reses ketiga masa persidangan ketiga tahun sidang 2025/2026 di Jalan Bangkala, BTP, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Rabu (20/5/2026).
Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang dinilai masih menjadi pekerjaan rumah pemerintah kota. Mulai dari persoalan sampah, perbaikan infrastruktur jalan, hingga penataan pedagang kaki lima (PKL).
Sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Makassar, Odhika mengatakan kegiatan reses menjadi sarana untuk menyerap langsung kebutuhan masyarakat di tingkat bawah.
“Reses ini menjadi wadah untuk mendengarkan langsung kebutuhan warga di Bangkala, Kelurahan Buntusu. Semua aspirasi masyarakat kami tampung untuk diperjuangkan,” ujar Odhika di sela kegiatan.
Jalan Poros Bangkala Jadi Sorotan
Salah satu keluhan utama warga ialah kondisi infrastruktur Jalan Poros Bangkala yang dinilai membutuhkan perhatian segera. Warga berharap akses jalan tersebut dapat diperbaiki agar aktivitas sehari-hari lebih lancar.
Selain itu, masyarakat juga meminta adanya solusi penataan PKL yang lebih tertib tanpa mengganggu fasilitas umum dan arus lalu lintas.
Warga berharap pemerintah kota dapat menyediakan ruang usaha yang representatif sehingga aktivitas ekonomi tetap berjalan tanpa memicu kemacetan maupun penyumbatan drainase.
Menanggapi aspirasi tersebut, Odhika menegaskan seluruh masukan warga akan dibawa dalam pembahasan di DPRD Kota Makassar.
“Semua usulan warga menjadi prioritas untuk kami kawal. Nantinya aspirasi ini akan dihimpun, dibacakan dalam rapat paripurna, lalu diserahkan kepada Wali Kota Makassar agar dapat ditindaklanjuti,” katanya.
- Iklan Google -
Tekankan Pentingnya Koordinasi
Dalam kesempatan itu, Odhika juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah setempat dan unsur masyarakat dalam mendorong percepatan pembangunan wilayah.
Menurutnya, koordinasi antara ketua RT, RW, kelurahan, hingga anggota DPRD menjadi faktor penting dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan masyarakat.
“Kuncinya komunikasi dan koordinasi. Kalau semua stakeholder berjalan bersama, maka kebutuhan warga bisa lebih cepat ditangani,” jelasnya.
Sementara itu, Nasrul M berharap hasil reses tersebut dapat mendorong percepatan pembangunan infrastruktur di wilayahnya, terutama perbaikan Jalan Poros Bangkala.
“Kalau akses jalan diperbaiki, tentu mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat akan lebih nyaman,” ujarnya.



