Tahanan Polres Gowa Khusyuk Salat Berjamaah, Pembinaan Rohani Jadi Sarana Introspeksi Diri

Reporter Burung Hantu
Suasana khidmat mewarnai ruang tahanan Polres Gowa, Kamis (4/6/2026).

MEDIAPESAN.COM | Gowa – Suasana khidmat mewarnai ruang tahanan Satuan Tahanan dan Barang Bukti (Sattahti) Polres Gowa saat para tahanan beragama Islam melaksanakan Salat Dzuhur berjamaah, Kamis (4/6/2026).

Kegiatan keagamaan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap hari sebagai bagian dari program pembinaan rohani bagi para tahanan.

Setiap memasuki waktu salat lima waktu, para tahanan Muslim diarahkan untuk menunaikan ibadah secara berjamaah dengan tetap berada dalam pengawasan petugas.

- Iklan Google -

Di tengah keterbatasan ruang gerak, para tahanan tampak mengikuti rangkaian ibadah dengan penuh kekhusyukan.

Lantunan doa yang dipanjatkan menjadi sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, memohon ampunan, sekaligus merenungkan perjalanan hidup yang telah dilalui.

Kasat Tahti Polres Gowa, IPTU Jasman, mengatakan pembinaan keagamaan merupakan salah satu aspek penting dalam proses pembinaan para tahanan.

Jasa Pembuatan Website Berita
Jasa Website Jogja

“Melalui kegiatan ibadah yang rutin, kami berharap para tahanan dapat meningkatkan keimanan dan ketakwaannya kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ini bukan hanya tentang menjalankan kewajiban agama, tetapi juga menjadi momentum untuk introspeksi diri dan memperbaiki kehidupan ke depan,” ujar Jasman.

Menurutnya, pembinaan spiritual memiliki peran besar dalam membangun kesadaran diri, ketenangan batin, serta menumbuhkan harapan bagi para tahanan untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Ia menegaskan, proses pembinaan di rumah tahanan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan dan ketertiban, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan melalui pendekatan keagamaan dan moral.

- Iklan Google -

Kegiatan Salat Dzuhur berjamaah yang dilaksanakan secara konsisten tersebut menjadi salah satu bentuk upaya Polres Gowa dalam memberikan pembinaan yang menyeluruh kepada para tahanan.

Baca Juga:  Obituari Ferdian Nurdin Fatah

Dengan memperkuat nilai-nilai spiritual, para tahanan diharapkan mampu melakukan perubahan positif, memperbaiki perilaku, serta mempersiapkan diri untuk kembali menjalani kehidupan bermasyarakat secara lebih baik.

(*/red)

Bagikan Berita Ini
Tinggalkan Ulasan

Tinggalkan Ulasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *